Kuasa Hukum AMANAH Gugat KPU Buru Ke MK Dan DKPP, Kapolres Buru Ke Propam Mabes Polri

Nature



Kuasa Hukum AMANAH Gugat KPU Buru Ke MK Dan DKPP, Kapolres Buru Ke Propam Mabes Polri

Kamis, 12 Desember 2024, Desember 12, 2024

www FaktaLiputan,Com,"
Paslon Calon Bupati dan Wakil Bupati Buru Amustafa Besan SH dan Hamsah Buton (AMANAH), akan Menggugat KPU Buru ke Mahkamah Konstitusi (MK)

Penyelenggara Pilkada Mulai dari tingkat PPS, PPK hingga KPU Kabupaten Buru, Diduga Melakukan  Berbagai Pelanggaran saat Pencoblosan dan Rapat Pleno, saat Mencoblos Misalnya, Penyelenggara di TPS 21 telah Membiarkan Ketua KPU Walid Aziz Mencoblos di TPS Tersebut Menggunakan KTP Namlea, tanpa Dokumen lain Sedangkan oknum yang Bersangkutan Terdaftar di DPT Kecamatan Air Buaya
Saat Mencoblos, yang Bersangkutan juga tidak ada dalam DPTB dari Air Buaya ke Namlea yang Terdaftar di TPS 21, kemudian   terungkap pula Kalau Walid Aziz ikut Mencoblos pada siang hari di TPS 19 Menggunakan Form A5

Hal itu Diungkapkan Calon Wakil Bupati Buru Hamsah Buton dan Tim  kuasa Hukum AMANAH, Ahmad Belasa dalam Konferensi PERS di Namlea, pada  Senin Sore (9/12/2924)

Menurut Hamsah, ia dan Cabup Amustafa Besan SH, ingin Pilkada ini jujur, Aman dan Berkeadilan bagi Masyarakat, namun yang terjadi di Pilkada Buru kali ini, diduga kuat KPU Kabupaten buru ada masuk angin, dibuktikan dengan dugaan Ketua KPU, Walid Aziz Mencoblos lebih dari satu kali, yakni di TPS 19 dan TPS 21

Menyosori khusus Komisioner KPU, Faisal Amin Mamulati, Paslon AMANAH Menilai kalau yang Bersangkutan dalam rapat pleno di KPU, diduga telah mengaburkan Fakta- Fakta yang terjadi saat pleno di tingkat PPK maupun pleno di KPU Kabupaten Buru

Kata Ahmad Belasa, di pleno KPU Propinsi, Faisal menyebut kalau keberatan-keberatan tidak terjadi selama Rekapitulasi suara Pilkada khusus soal hasil suara Paslon Bupati-Wakil Bupati Buru, konon sudah Clear and Clean,karna itu saat Konferensi PERS kali ini, dengan tegas Paslon AMANAH membantah pernyataan Faisal Mamulati di pleno KPU Propinsi

"AMANAH menilai, kalau apa yang disampaikan, adalah Argumentasi yang mencoba membohongi Publik dan menyembunyikan Fakta, bahwa sistim Pilkada yang terjadi di Kabupaten Buru kali ini begitu Bobrok," Hal itu terlihat jelas dan terekam serta disaksikan oleh publik," kata Belas gemas.

"Karna itu Paslon AMANAH menyampaikan beberapa hal, diantaranya terkait dengan kasus TPS 19 dan TPS 21, dimana terjadi keterlibatan Penyelenggara Pemilu yaitu Ketua KPU Buru, Walid Aziz Mencoblos di dua TPS tersebut, atau Mencoblos lebih dari satu kali

"Khusus masalah dugaan tindak pidana pemilu oleh Ketua KPU Buru ini, pada Minggu malam telah dilaporkan kuasa hukum Paslon AMANAH ke kantor Bawaslu Kabupaten Buru,"Ketua Bawaslu Buru, Fathi Haris Thalib dan Humas Bawaslu, Taufan Fanolong, membenarkan adanya laporan tersebut," saat laporan dibuat, kami sedang berada di Ambon mengikuti  rapat pleno di KPU Maluku, petugas telah mencatat pengaduan itu telah sudah memberitahukan kepada kami, laporan itu akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku ", Aku Fathi dan dibenarkan Taufan

Sementara itu, kuasa Hukum  AMANAH, Ahmad Belasa lebih lanjut menjelaskan, terkait dengan rekam jejak proses rekapitulasi ditingkat kecamatan Waelata,telah dipertegas juga olehnya dalam ruang pleno KPU Kabupaten Buru, bahwa ada upaya paksa dilakukan oleh aparat keamanan (polisi,red) yang mengambil kotak suara dan di geserkan ke KPU tanpa ada persetujuan secara resmi Sedangkan di PPK kecamatan Lilialy, ada Anggota kepolisian terekam jelas di vidio yang beredar luas di beberapa media sosial, pada hari itu terlibat langsung mengintervensi rapat pleno

",Berdasarkan Fakta dilapangan itulah Paslon AMANAH patut menanggapinya dengan menggugat ke Mahkamah Konstitusi (MK)," Tim hukum kami di Jakarta sedang mempersiapkan berkas gugatan dan bukti-bukti secepatnya didaftar ke MK, nanti akan kami beritahukan ke teman-teman  WARTAWAN bila gugatan sudah didaftar", Ucap Hamsah Buton

Belasa lebih jauh mengungkapkan, saat pleno rekapitulasi suara di KPU , Kapolres Buru, AKBP Sulastri Sukidjang membantah sambil menunjuk nunjuk saksi, " itupun terekam jelas vidio yang ada pada kami, ungkap Belasa.



Untuk itu ia pertegas, bahwa kegaduhan yang terjadi dalam rekapitulasi dari tingkat KPPS, sampai tingkat KPU Propinsi, khusus untuk Pilkada Kabupaten Buru tahun 2024 ini, disebabkan karna dugaan oknum penyelenggara, "kami akan menguji semua hal Fakta peristiwa ini satu per satu, yang pertama adalah proses yang diuji di Mahkamah Konstitusi (MK),"ujar Belasa

Secara khusus, Paslon AMANAH juga akan mengambil langkah hukum dengan mengadukan, keterlibatan aparat kepolisian ke Propam Mabes Polri,"ujar Belasa

Sekalipun itu sudah dibantah oleh Kapolres, namun kami punya bukti yang berbeda dengan bantahan tersebut,"tegas Belasa

Sedangkan kasus, dugaan Ketua KPU Kabupaten Buru Mencoblos lebih dari satu kali, juga ikut dilaporkan ke DKPP.( ungkap 
Belasa)
( BH )

TerPopuler