Terkait Kejadian Suami Siram Anak,Istri dan Mertua Pakai Air Keras,Ery Effendy SH Kecam Keras

Read Time:1 Minute, 39 Second

Bekasi // faktaliputan.com // Seorang suami dengan cara mendobrak pintu rumah, yang di huni istirinya dan anak serta mertua secara tiba tiba tega menyiramkan air keras terhadap keluarganya sedang tidur lelap
di Kampung Jagawana Kongsi RT 004/07 Desa Sukarukun Kecamatan Sukatani Kabupaten Bekasi,pada senin dini hari,03.00 WIB (20/06/22)

Kejadian awal ketika satu keluarga siti hartini (56) mertua pelaku, Siti Sri Hardiayanti (23) istri dan seorang anak perempuan usia dua Tahun frecila sedang tertidur di kediamannya.Tiba-tiba didatangi suami korban Siti Sri Hardianti (23) yaitu Kenji (23) dengan cara mendobrak pintu rumah Langsung melakukan penyiraman kepada ketiga korban tersebut.

Sementara itu, Ery Effendy SH mengecam keras dengan Adanya kejadian ayah kandung siram air keras terhadap anak,istri dan mertua,anak yang masih berumur (2) tahun, Kejadian ini membuat perhatian Masyarakat luas dan menjadi sorotan, apalagi yang melakukan adalah ayah kandungnya sendiri.

Setiap Orang dilarang menempatkan, membiarkan, melakukan, menyuruh melakukan, atau turut serta melakukan Kekerasan terhadap Anak. Sementara, sanksi bagi orang yang melanggar pasal di atas (pelaku kekerasan/peganiayaan) ditentukan dalam Pasal 80 UU 35/2014,”ucap Ery Effendy SH.kepada media Faktaliputan.com,Kamis (23/06/2022).

Lanjut Ery Effendy SH menerangkan (1) Setiap Orang yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 76C, dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun 6 (enam) bulan dan/atau denda paling banyak Rp72.000.000,00 (tujuh puluh dua juta rupiah).

(2)Dalam hal Anak sebagaimana dimaksud pada ayat (1) luka berat, maka pelaku dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp100.000.000,00 (seratus juta rupiah).

(3) Dalam hal Anak sebagaimana dimaksud pada ayat (2) mati, maka pelaku dipidana dengan pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun dan/atau denda paling banyak Rp3.000.000.000,00 (tiga miliar rupiah).

(4) Pidana ditambah sepertiga dari ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), ayat (2), dan ayat apabila yang melakukan penganiayaan tersebut Orang Tuanya,”tutup Ery Effendy SH.

Misnan LL,B

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%
Previous post Viral pria di Kota Mobagu, Bacok 8 Warga dan Satu orang Anak masi di Bawah Umur
Next post MUNCUL BAHASA WARTAWAN MANJA, AKIBATNYA HILANG WARTAWAN KRITIS
%d blogger menyukai ini: