UPTD Puskesmas Gesi, Gelar Lokakarya Mini Tri Wulan

Read Time:2 Minute, 3 Second

SRAGEN_Faktaliputan.com – Lokmin tribulanan dilaksanakan Kamis, 17 juni 2022 di Aula Puskesmas Gesi. Menindak lanjut dari lokakarya penggalangan kerjasama lintas sektoral.
Keberhasilan pembangunan kesehatan memerlukan dukungan lintas sektor terkait. Oleh karena itu, Puskesmas harus melakukan kerjasama dengan lintas sektor agar diperoleh dukungan dalam pelaksanaan berbagai kegiatan dan program Puskesmas.
Salah satu bentuk pemantauan kegiatan dan upaya peningkatan peran serta masyarakat adalah melalui pertemuan lokakarya mini lintas sektoral.

Hadir dalam pertemuan : Muspika Gesi, Lurah sekecamatan Gesi, ketua TP PKK Kecamatan Gesi, ketua TP PKK desa sekecamatan Gesi, Kader Posyandu sewilayah Kecamatan Gesi, petugas promkes Puskesmas Gesi, Bidan desa sekecamatam Gesi.

Pembukaan dipandu oleh Sulastri SKM, marilah kita buka dengan bacaan basmalah bersama sama semoga alloh melindungi langkah kita semuanya amin.
Menyanyikan lagu indonesia raya yang dipandu oleh saodari laras.

dr Diany Apriasanti, terima kasih atas kerawuhanya bpk ibu semuanya dan mohon maaf atas kami dalam menyambut masih banyak kekurangan.

Sutrisno ( Perwakilan dari Camat Gesi ) menyampaikan, kesehatan masyarakat sekitar kita adalah tanggung jawab kita bersama, jadi kita harus peduli dengan lingkungan kita. Jadi jika ada orang dengan gangguan jiwa, itu pun juga kepentingan kita untuk selalu membantunya baik mengenai edukasi dan rujukanya.

Kanit binmas Polsek Gesi Aiptu Slamet, mengucapkan terima kasih atas keberhasilan dari tim puskesmas, koramil, polsek dan desa yang mana sebagai tangan panjang pemerintah kedua kalinya. Gesi yang semula data kosong untuk bulan ini data sapi dengan PMK di Kecamatan Gesi, di Desa Blangu 3, Desa Tanggan 7. Tolong bila didesa ada kejadian seperti ini warga segera melaporkan, karena supaya dapat perhatian kusus dan tindak lanjut. Karena kalau diketahui PMK sapi harus dikarantina 14 hari dilakukan penyemprotan lingkungan dan penyuntikan hewan untuk wilayah gesi, ada petugas yang menangani PMK,”tandasnya.

Sekcam Hartatmo joko santosa SKM, menghimbau agar masyarakat selalu waspada DBD dan diare karena musim hujan timbul lagi dan musim buah banyak lalat serta pembuangan sampah pada tempatnya,”katanya.

Diany mengatakan, Pemaparan program puskesmas gesi kasus menular peneumoni, mari untuk diajak ke Puskesmas periksa DBD, 6 kasus diare 11,92 persen. Cakupan kawasan tanpa asap rokok 50 persen, Imunisasi anak sekolah 100 persen, cakupan uci 81 persen.
Masalah yang kita ambil bahwa cakupan belum memenuhi, jadi dibentuk adanya kader juru pantau ibu hamil keliling dengan tujuan agar ibu hamil dan bayinya selalu sehat.
Giat puskesmas tiga bulan pelaksanaan bian penjaringan anak sekolah, penggerakn psn pergerakn germas .
Tanggapan dari PKH kecamatan Gesi, menyampaikan terkait dengan stunting pentingnya periksa hamil. Maka dari itu harus ada pertemuan ditingkat desa,”imbuhnya.
(Hendro)

Happy
Happy
100 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%
Previous post Polda Sumut Berikan 1.139 Teguran Operasi Patuh Toba
Next post Perihal Wastafel Di Sekolah -Sekolah,Ini Jawaban Dani Nurahman
%d blogger menyukai ini: