Camat Pebayuran, Satpol PP, (D-LH,) Kabupaten Bekasi Tutup, (TPS), Ilegal,

Read Time:1 Minute, 48 Second

Bekasi // Faktaliputan.com // Camat Pebayuran H,Hanif S, Sos, Dan Polsek Pebayuran, (SatPol-PP) Kabupaten Bekasi,menutup Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang di duga Ilegal, di Desa Karang Reja, Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi yang sudah berjalan selama kurang lebih 10 Tahunan di Lingkungan Masyarakat sekitar,
Kp, Kobak Rante,

Penutupan TPS yang di duga kuat Ilegal merupakan salah satu rangkaian yang dilakukan Polsek Pebayuran Dinas Lingkungan Hidup (D-LH), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpo-PP) Kabupate Bekasi yang di wakili oleh Komarudin, dan pihak Pemerinta Desa (Pemdes) Karang Reja, tepat nya di kampung Kobak Rante sekitarnya,

Saya Selaku Camat pebayuran menegaskan penutupan TPS, dari Dinas lingkungan Hidup, Polsek Pebayuran Satpol PP kabupaten dan pemerintah desa Karangreja, setelah di tutup tidak ada aktifitas lagi, tempat pembuangan sampah di Kp, Kobak Rante Karang Reja ini, Kata H.Hanip S,Sos,Mm Camat Pebayuran, Jumat, (13/05/2022.)

Menurut Masyarakat Keberadaan TPS yang di duga Ilegal, sangat menggangu Apalagi sampah tersebut bukan dari masyarakat Pebayuran tapi dari luar Daerah Pebayuran,

Jadi kisaran sekitar tempat tinggal kita, hanya tempat pembuangan Sampah,dan ini sangat menggangu aktifitas,dan Kesehatan masyarakat tegas warga yang tidak mau disebut nama nya kepada awak Media yang Meliput di lokasi TPS Kp Kobak Rante, Desa Karang Reja,

Sementara itu,Kepala Desa Karang Reja, Midi Edys mengatakan, pihaknya akan menelusuri terkait lahan TPS yang di duga bodong Menurutnya, kemungkinan tanah ini sudah kehilangan obor Gelap dan kehilangan kontak juga.

Nanti kita liat file-file nya di kecamatan, nanti kita liat Ajb nya, nanti kita lihat alamat nya.Kata dia.

Namaun begitu, ia mengakui bahwa tanah tersebut bukan Tanah Kas Desa (TKD). ” Ini bukan TKD, saya tahu ini tanah pribadi, tanah ini 9000 meter,”Terangnya

Itu kan sudah berulang kali terkait penutupan tersebut dan akan d tutup pake Beton DI TPS tersebut.

Pengelola Tempat pembuangan (TPS), Sebut saja Bara, saat di konfirmasi oleh awak Media tidak berkomentar membisu, Now Comen, terkait izin dan tanah yang di gunakan Tempat pembuangan sampah TPS, yang di duga Ilegal tidak bertuan,

Jika tidak di hiraukan maka akan ada sanksi Hukum yang tertuang dalam Perda No 4, Tahun 2012 tentang ketertiban umum, bagi
Para Oknum yang sudah melanggar

(Asn)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post Kecamatan Sekompung Udik Menelegarakan Halal Bihalal Dengan masyarakat
Next post Pererat Tali Silaturahmi, Diskominfo Lamteng Gelar Halal Bihalal